Out of the Box! Ini 5 Cara Kreatif Memasarkan Startup

December 26, 2019 0 By admin
Out-of-the-Box-Ini-5-Cara-Kreatif-Memasarkan-Startup

Sumber: Pixabay

Kadin mengerti sejak lama, bahwa selain modal, pemasaran menjadi kendala utama bagi bisnis rintisan. Perlu cara-cara kreatif untuk memasarkan startup agar dapat diterima masyarakat dengan baik.

Startup baru biasanya menargetkan pasar yang sangat spesifik. Dengan menawarkan keunikan dan nilai tambah yang berbeda, startup dapat bersaing memperebutkan atau menciptakan pasar. Ide-ide berikut sangat kreatif dan inovatif dalam memasarkan startup.

1. Video Explainer

Ingat satu fakta penting berikut! Masyarakat tidak peduli dengan startup kamu. Emang gue pikirin, kata mereka. Yang mereka pikirkan hanya bagaimana masalah mereka dapat selesai.

Jika startup kamu dapat membantu masalah mereka, kamu harus menunjukkan hal tersebut. Kalau perlu, ajari langkah demi langkah bagaimana menggunakan startup  kamu untuk menyelesaikan masalah mereka.

Cara terbaik dalam hal ini adalah dengan menggunakan video explainer. Baik itu dengan menggunakan animasi, atau dipraktikkan oleh manusia langsung.

Untuk itu, kamu perlu juga menerapkan teknik-teknik hypnoselling di video kamu. Dari mulai storytelling, copywriting, hingga covertselling-nya.

Upayakan juga untuk memasukkan unsur-unsur viralitas dalam video tersebut. Contohnya seperti kelucuan, membangkitkan emosi, edukatif, dan lain-lain.

2. Content Marketing

Cara pemasaran dengan video explainer seperti di atas, termasuk dalam content marketing (pemasaran konten). Hanya saja, content marketing memiliki pengertian yang lebih luas.

Tidak cuma video, tulisan, gambar, game, kuis, dan lain-lain dapat menjadi unsur konten marketing. Semakin interaktif konten marketing, semakin tinggi tingkat engagement dengan pelanggan.

Selain untuk penjualan, content marketing juga dapat menjadi media branding. Konten yang unik, menarik, dan bermanfaat dapat menasbihkan startup kamu sebagai pakar dalam penyelesaian sebuah permasalahan.

Baik jangka panjang maupun pendek, hal tersebut akan berefek sangat bagus untuk bisnis rintisanmu.

3. Free Trial

Tidak ada yang mau rugi. Pasti. Bahkan ketika seseorang mengambil  risiko, ia tetap memikirkan keuntungan yang mungkin akan didapat.

Itulah kenapa kamu butuh modal yang cukup besar untuk startup tersebut di awal. Karena kamu perlu waktu dan biaya untuk membangun rasa percaya pelanggan  terhadap bisnis rintisanmu.

Untuk meminimalisir risiko pelanggan, dan meningkatkan rasa percaya mereka, paling baik adalah dengan membiarkan mereka mencoba. Beri akses secara gratis agar mereka bersedia mencoba startup kamu.

Kamu punya pilihan untuk memberikan akses seluruh fitur secara terbatas waktu, atau sebagian fitur tanpa batasan waktu. Jika pelanggan merasa terbantu, lebih cepat, mudah, dan nyaman, mereka tak akan keberatan membayar untuk akses lengkap tanpa batasan waktu.

Barulah saat itu bisnis rintisanmu mulai menghasilkan.

4. Affiliate

Tak ada yang mengalahkan keefektifan pemasaran secara mouth to mouth atau dari mulut ke mulut. Dalam dunia digital, hal ini disebut affiliate atau pemasaran dengan rekomendasi.

Kamu bisa menawarkan kepada user yang telah menjadi pelanggan tetap startup kamu kesempatan sebagai affiliate. Dimana ketika mereka berhasil merekomendasikan pelanggan baru, kamu akan memberikan mereka apresiasi.

Apresiasi ini tak harus berbentuk uang tunai. Tambahan akses, voucher, atau lainnya dapat menjadi daya tarik asal dikemas dengan baik.

5. Kontes dan Giveaway

Tujuan dari kontes dan giveaway adalah sama, yaitu menjangkau sebanyak mungkin leads dengan memanfaatkan viralitas media sosial. Untuk menerapkan hal ini, kamu perlu memberikan syarat-syarat tertentu bagi peserta kontes atau giveaway ini.

Give away mungkin akan memberikan jangkauan yang lebih besar, mengingat tak perlu syarat rumit untuk melakukannya. Kebanyakan hanya memberi syarat menjadi subscriber, follower, atau fans dari pihak tertentu.

Kontes sedikit lebih sulit, karena menghasilkan kreasi. Hindari memberikan syarat kreasi yang terlalu susah, agar semakin banyak yang ikut serta dan kontes menjadi efektif.

Berani Mencoba Cara Baru

Kegiatan pemasaran memang penuh risiko, tapi kamu perlu berani mencoba cara baru yang lebih kreatif. Pelaku bisnis rintisan dapat meminta bimbingan dari Kadin Indonesia untuk mendapatkan tips atau cara kreatif memasarkan startup mereka.