Langkah-langkah Menjadi Investor UMKM

Langkah-langkah-Menjadi-Investor-UMKM
Foto dari Canva

Munculnya para pelaku usaha UMKM diyakini sangat membantu pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berdasarkan data yang didapat, sebanyak  96,87% dari total jumlah tenaga sebanyak 117,68 juta jiwa  yang ada di Indonesia di antaranya adalah orang-orang yang bergelut di UMKM.

UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah adalah salah satu dari bentuk kewirausahaan yang cukup banyak dijalankan di Indonesia. Meski begitu, tidak banyak pelaku UMKM yang berhasil mengembangkan usahanya. Salah satu faktor penghambat adalah keterbatasan modal UMKM.

Menjadi Investor UMKM

Sebagai salah pelaku ekonomi, Anda dapat menentukan sendiri peran apa yang ingin Anda ambil. Anda bisa memilih untuk menjadi salah satu pelaku UMKM atau menjadi investor UMKM. Menjadi investor tentunya akan sangat membantu para pelaku usaha UMKM, terutama usaha mikro.

Di zaman yang sudah modern seperti saat ini, Anda dapat membantu mendukung para pelaku usaha UMKM dengan menjadi investor UMKM. Tidak hanya menguntungkan bagi diri sendiri, menjadi investor juga akan membantu meningkatkan kesejahteraan sosial dan membantu memajukan perekonomian.

Untuk menjadi investor, Anda dapat memanfaatkan aplikasi layanan investasi usaha mikro, kecil, dan menengah secara online. Anda bisa memilih aplikasi yang cocok untuk menginvestasikan uang yang Anda miliki sebagai modal usaha UMKM melalui aplikasi investasi terbaik seperti Amartha.

Langkah Menjadi Investor UMKM

Selain akan membantu perekonomian masyarakat, menjadi investor pendanaan usaha kecil juga menguntungkan bagi Anda di kemudian hari. Dana yang Anda investasikan akan tumbuh dan berkembang menambah pundi-pundi uang sesuai yang Anda harapkan.

Ada beberapa cara dan langkah menjadi seorang investor yang perlu Anda pahami. Berikut langkah-langkahnya.

1. Registrasi dan Verifikasi

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengunjungi website akun investasi yang Anda pilih. Anda bisa mencari terlebih dahulu di internet. Daftarkan diri Anda untuk mejadi investor atau penyedia dana.

2. Isi data diri seperti nama, alamat email, dan kontak yang bisa dihubungi.

Pastikan untuk mengisinya secara lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Buat password untuk melindungi akun Anda. Tunggu hingga akun Anda terverifikasi dan terdaftar sebagai investor.

3. Isi Formulir

Setelah akun Anda terverifikasi dan nama Anda sudah terdaftar sebagai investor secara resmi, Anda diharuskan untuk mengisi formulir data diri secara detail dan lengkap.

4. Isi Saldo E-Wallet

Sama seperti ketika Ana membuka rekening di bank, Anda juga perlu mengisi saldo E-Wallet milik Anda dengan nominal minimal yang ditentukan oleh aplikasi penyedia jasa investasi yang Anda pilih. Rata-rata mematok minimal Rp50.000,00.

Bagi Anda yang memiliki dana minim, namun ingin menjadi investor, nilai tersebut tentunya tidak memberatkan dan sangat terjangkau untuk memulai sebuah investasi. Dana yang Anda miliki di E-Wallet dapat Anda pinjamkan sebagai modal pendanaan usaha kecil kepada pelaku UMKM.

5. Pilih Usaha yang Ingin Anda Danai

Langkah terakhir adalah memilih usaha yang ingin Anda danai. Sebagai seorang investor, Anda bebas memilih UMKM seperti apa yang ingin Anda berikan modal usaha. Tentunya dengan mempertimbangkan keuntungan yang akan Anda dapatkan di kemudian hari.

Dengan modal sedikit Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan menggiurkan. Namun, Anda juga perlu melakukan riset atau survei terlebih dahulu tentang aplikasi investasi online yang akan Anda gunakan. Anda bisa melakukannya dengan melihat testimoni dan ulasan dari orang-orang.

Meski sebagai seorang pemula dalam hal investasi milenial, Anda tidak perlu ragu lagi untuk memulai langkah sebagai seorang investor. Banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan sebagai investor UMKM dengan menerapkan langkah-langkah di atas. Selamat mencoba!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.