Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Anak yang Hiperaktif

December 30, 2019 0 By admin

Kenali-Penyebab-dan-Cara-Mengatasi-Anak-yang-Hiperaktif

Antara anak yang satu dengan anak lainnya memiliki karakter yang berbeda-beda. Pun dengan kondisi fisik maupun psikisnya. Hal ini yang pada akhirnya mempengaruhi masa depan serta komunikasinya dengan lingkungan sekitar.

Apabila ada anak yang autis, maka ada pula anak yang cenderung hiperaktif. Anak yang hiperaktif memiliki kecenderungan untuk menjadi lebih aktif atau tidak lazim aktifnya. Misalkan saja anak yang kelewat tidak mengindahkan nasehat dari orangtuanya sama sekali. Segala sesuatu yang berlebihan merupakan hal yang tidak baik tak terkecuali dengan kecenderungan hiperaktivitas ini.

Ciri-ciri anak yang hiperaktif

Anak yang memiliki kecenderungan hiperaktif memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Anak terus saja bergerak kesana-kemari seolah tidak memiliki rasa lelah. Anak yang aktif memang sangatlah baik karena menunjukkan bahwa anak tersebut cerdas. Namun, jika terlalu aktif atau hiperaktif maka hal ini jatuhnya tidak baik. Anak yang terlalu hiperaktif lebih memiliki kecenderungan untuk seenaknya sendiri atau tidak mau mendengarkan kata-kata dari orang lain.
  • Impulsif atau tidak bisa berpikir panjang. Anak yang seperti ini jika dibiarkan akan menjadi anak yang tidak bisa bekerjasama dengan baik dengan teman-temannya dan cenderung menang sendiri. Dalam berbagai kasus anak seperti ini juga tidak bisa menghadapi suatu masalah dan kalaupun bisa tidak akan bisa membuat suatu keputusan yang tepat.
  • Tidak bisa fokus atau konsentrasi. Karena anak seperti ini aktif bergerak maka ia akan kesulitan dalam menangkap semua informasi serta susah untuk diajak berbicara.

Penyebab anak menjadi hiperaktif

Mengacu pada berbagai kasus yang terjadi, terdapat beberapa faktor yang menjadi sebab mengapa anak memiliki sindrom hiperaktif. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Faktor keturunan

Faktor keturunan menjadi faktor utama mengapa anak mengidap sindrom hiperaktif. Maka dari itu, apabila dalam silsilah keluarga ada yang mengidap sindrom ini, maka generasi selanjutnya kemungkinan juga akan mengidap sindrom yang sama.

  1. Kekurangan gizi

Kekurangan gizi menjadi faktor selanjutnya yang menyumbang prosentase besar kelahiran anak dengan sindrom hiperaktif ini. Diantara zat yang wajib terpenuhi agar anak terhindar dari sindrom hiperaktif adalah zat besi, kolin, vitamin B, dan omega 3.

  1. Kebiasaan buruk ibu

Ibu yang melakukan kebiasaan buruk juga menjadi faktor anak yang dilahirkan mengidap sindrom hiperaktif ini. Diantara kebiasaan buruk tersebut adalah kebiasaan merokok, meminum minuman keras, serta mengonsumsi obat-obatan terlarang.

Cara mengatasi anak hiperaktif usia sekolah

Anak yang terlanjur hiperaktif bukan tidak mungkin untuk diatasi. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh sesuai dengan usia anak. Bagi anak yang sudah atau mulai memasuki usia sekolah maka cara yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut:

  1. Pada masa ini anak yang hiperaktif akan mulai merasa asik dengan dunianya sendiri sehingga tidak mengindahkan lingkungan sekitar. Yang perlu orangtua lakukan adalah dengan memantaunya sembari membimbingnya pelan-pelan.
  2. Dekati anak dan ajak berkomunikasi. Ini merupakan cara yang tepat agar anak mulai menyadari kehadiran orang lain. Selain itu, dengan berkomunikasi sedikit banyak anak akan terbiasa untuk terbuka dengan orang lain.
  3. Beri sedikit dukungan dan semangat agar anak tidak merasa minder dan merasa ada yang peduli dengan dirinya.
  4. Penuhi gizinya dengan memberinya nutrisi tambahan. Nutrisi tambahan ini bisa berupa susu formula yang disukai anak. Anak dengan gizi yang cukup akan lebih sehat, cerdas, dan memiliki kekebalan tubuh yang baik.

Susu Morinaga Chil School hadir sebagai nutrisi tambahan yang baik untuk anak usia 3-12 tahun. Susu ini memiliki kandungan gizi yang cukup serta memiliki rasa yang enak. Morinaga Chil School ini memiliki 3 varian yakni Morinaga School Platinum, Chil School Gold, dan Chil School Soya. Bagaimana Bunda tertarik untuk mencobanya?