Ini 5 Penyebab Masalah Overheat yang Sering Dialami Mesin Motor

November 15, 2019 0 By admin

Overheat pada motor ialah satu keadaan saat suhu pada mesin begitu tinggi, serta melebihi batas normal. Saat motor alami overheat, ada banyak tanda-tanda yang berlangsung, salah satunya ialah tenaga mesin hilang waktu dikendarai.

Motor tidak bergerak walau gas digeber. Keadaan ini pasti benar-benar mengganggu buat pengendara. Apa unsur yang mengakibatkan mesin motor alami overheat? Baca beberapa pemicu di bawah ini:

1. Perputaran oli yang kurang baik

Tidak hanya untuk melumasi elemen mesin, oli pada motor berperan untuk mendinginkan mesin. Pendinginan dikerjakan dengan menyerap panas pada mesin motor, lalu menebarkannya ke semua elemen. Nah, bila perputaran oli kurang baik, panas pada mesin juga tidak tersalurkan hingga mengakibatkan overheat. Terusiknya perputaran dapat dikarenakan oleh penyumbatan pada aliran oli.

Untuk menangani permasalahan ini, Anda butuh lakukan pembersihan pada aliran oli itu. Sumbatan umumnya berlangsung sebab terdapatnya kerak. Karenanya, langkah yang termudah serta efisien untuk bersihkan aliran oli dengan memakai engine flush. Tuang engine flush lewat lubang pengisian oli, lalu hidupkan mesin sepanjang 15 menit. Kerak yang menutup akan langsung rontok.

2. Perputaran air pendingin yang kurang baik

Unsur yang ke-2 dikarenakan oleh terdapatnya penyumbatan pada aliran air pendingin. Cuma beberapa motor yang mempunyai feature ini, salah satunya CB150 serta Vixion. Air pendingin berperan untuk menyerap panas pada mesin. Jadi, sama dengan aliran oli, bila berlangsung penyumbatan saluran, mesin motor akan alami overheat.

Permasalahannya, penyumbatan sering tidak dapat dideteksi sebab sisi ini terdapat di mesin. Tetapi, Anda bisa mengenalinya dari keadaan mesin yang panas dibarengi berbau sangit. Bila ini berlangsung, kerjakan kontrol skema pendingin. Butuh dilihat, jangan membuka aliran waktu mesin sedang panas sebab bisa menyembur. Lapisi tangan dengan kain lap untuk menghindarkan tersisa uap yang belum dingin.

3. Motor mengangkat beban yang berat

Overheat dapat berlangsung pada motor sebab mengangkat beban berat. Perlu untuk diketahui jika keadaan overheat ialah signal jika mesin motor kerja cukup keras. Ini makin banyak berlangsung saat motor dikendarai ke wilayah ketinggian. Umumnya mesin motor akan langsung mati tiba-tiba. Ini berlangsung sebab beban piston makin besar.

Walau katup gas dibuka pada tempat yang sama, RPM mesin masih turun. Mengakibatkan, panas yang dibuat akan lepas makin banyak ke blok mesin. Ditambah lagi pendingan yang kurang maksimal, mesin motor rawan alami overheat sampai berhenti.

Nah, bila motor alami berhenti sebab overheat, jangan bingung atau cemas. Anda perlu berhenti serta menanti sampai mesin motor kembali dingin atau paling tidak hangat. Anda tidak dianjurkan untuk menyiram atau mengompres mesin dengan air bersuhu dingin. Ini bisa mengakibatkan retaknya logam elemen mesin sebab ketidaksamaan suhu yang tiba-tiba.

4. Kipas pendingin tidak berperan secara baik

Seterusnya, Anda pun butuh memeriksa apa kipas pendingin pada motor masih berperan secara baik. Beberapa motor memang mempunyai feature pendingin radiator ditambah lagi kipas pendingin. Umumnya, kipas pendingin ada dibalik radiator. Ukurannya kecil serta cuma akan mulai berputar-putar saat suhu ada di atas normal. Kipas pendingin digerakkan oleh daya listrik.

Ada 2 hal yang mungkin berlangsung bila kipas tidak berperan secara baik. Pertama, kipas memang mati. Ke-2, serangkaian kipas terputus. Untuk menanganinya, Anda butuh memeriksa tahanan output ECM serta input kipas.

Dalam soal ini, tegangan tidak dapat diukur sebab Anda harus menanti sampai mesin alami overheat. Selain itu, jika keadaan tahanan 0, bisa diyakinkan bila serangkaian terhubung. Bila tidak terhingga atau jauh dari 0, ini bermakna serangkaian sedang putus.

5. Motor dipakai kelamaan

Pemicu keadaan overheat yang lain ialah mesin yang hidup kelamaan. Ini bisa berlangsung saat sedang touring atau perjalanan jauh. Diluar itu, keadaan jalan raya yang padat makin meningkatkan kapasitas mesin. Bila pendinginan berjalan dengan normal, ini tidak mengakibatkan permasalahan besar. Masalahnya pendinginan manfaatkan kecepatan motor tersebut.

Permasalahannya, bila keadaan macet, mustahil untuk meningkatkan kecepatan kendaraan. Jadi, sebab mesin menyala dalam tempo lama serta tidak meluncur cepat, mesin punya potensi alami overheat.

Jalan keluar yang dapat Anda kerjakan dalam keadaan ini ialah berhenti sesaat. Langkah berikut mempunyai tujuan untuk mendinginkan mesin. Anda dapat juga sekaligus juga beristirahat. Lama waktu yang diperlukan beragam, bergantung pada kepadatan jalan raya serta kecepatan kendaraan.

Nah, berikut beberapa pemicu motor alami overheat. Mengakibatkan benar-benar mengganggu serta membahayakan pengendara. Oleh karenanya, Anda butuh lakukan perawatan motor dan memerhatikan langkah penggunaan yang baik hingga motor bisa terlepas dari kondisi overheat.